Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 April 2014

Indonesia Negara Terkaya Namun Masuk Daftar 70 Negara Termiskin


Banyak sebenarnya yang tidak tahu dimanakah negara terkaya di planet bumi ini, ada yang mengatakan Amerika, ada juga yang mengatakan negera-negara di timur tengah. tidak salah sebenarnya, contohnya amerika. negara super power itu memiliki tingkat kemajuan teknologi yang hanya bisa disaingi segelintir negara, contoh lain lagi adalah negara-negara di timur tengah. rata-rata negara yang tertutup gurun pasir dan cuaca yang menyengat itu mengandung jutaan barrel minyak yang siap untuk diolah. tapi itu semua belum cukup untuk menyamai negara yang satu ini. bahkan Amerika, Negara-negara timur tengah serta Uni Eropa-pun tak mampu menyamainya.

Dan inilah negara terkaya di planet bumi yang luput dari perhatian warga bumi lainya. warga negara ini pastilah bangga jika mereka tahu. tapi sayangnya mereka tidak sadar "berdiri di atas berlian" langsung saja kita lihat profil negaranya.


Wow Apa yang terjadi? apakah saya salah? tapi dengan tegas saya nyatakan bahwa negara itulah sebagai negara terkaya di dunia. tapi bukankah negara itu sedang dalam kondisi terpuruk? hutang dimana-mana, kemiskinan, korupsi yang meraja lela, kondisi moral bangsa yang kian menurun serta masalah-masalah lain yang sedang menyelimuti negara itu.

Baiklah mari kita urai semuanya satu persatu sehingga kita bisa melihat kekayaan negara ini sesungguhnya. Artikel ini dikutip dari infoaneh.blogspot.com :
  1. Negara ini punya pertambangan emas terbesar dengan kualitas emas terbaik di dunia. namanya PT Freeport.
  2. Negara ini punya cadangan gas alam TERBESAR DI DUNIA! tepatnya di Blok Natuna.
  3. Negara ini punya Hutan Tropis terbesar di dunia. hutan tropis ini memiliki luas 39.549.447 Hektar, dengan keanekaragaman hayati dan plasmanutfah terlengkap di dunia.
  4. Negara ini punya Luatan terluas di dunia. dikelilingi dua samudra, yaitu Pasific dan Hindia hingga tidak heran memiliki jutaan spesies ikan yang tidak dimiliki negara lain.
  5. Negara ini punya jumlah penduduk terbesar ke 4 didunia. dengan jumlah penduduk segitu harusnya banyak orang-orang pintar yang telah dihasilkan negara ini, tapi pemerintah menelantarkan mereka-mereka. sebagai sifat manusia yang ingin bertahan hidup tentu saja mereka ingin di hargai. jalan lainya adalah keluar dari negara ini dan memilih membela negara lain yang bisa menganggap mereka dengan nilai yang pantas.
  6. Negara ini memiliki tanah yang sangat subur. karena memiliki banyak gunung berapi yang aktif menjadikan tanah di negara ini sangat subur terlebih lagi negara ini dilintasi garis katulistiwa yang banyak terdapat sinar matahari dan hujan.
  7. Negara ini punya pemandangan yang sangat eksotis dan lagi-lagi tak ada negara yang bisa menyamainya. dari puncak gunung hingga ke dasar laut bisa kita temui di negara ini.

Minggu, 08 Desember 2013

Mengembangkan Potensi Rumput Laut Indonesia

Indonesia adalah negara maritim. Garis pantai kedua terpanjang di dunia dan 80 persen wilayah laut adalah bukti yang lebih dari cukup untuk klaim tersebut. Cahaya matahari sepanjang tahun membuat laut Indonesia tetap hangat dan menyangga banyak keanekaragaman hayati di dalamnya. Banyak orang Indonesia yang tahu kelapa, kayu, pohon, buah, dan dan manfaat-manfaat lain yang dikadungnya (karena dikenalkan dalam kegiatan pramuka). Namun tak banyak orang Indonesia yang mengetahui manfaat rumput laut, alga di laut yang sangat banyak jumlahnya namun kerap dianggap tak bernilai.

Manfaat pertama rumput laut adalah sebagai makanan dan obat. Orang Cina telah menggunakan rumput laut untuk makanan dan obat semenjak tahun 2000 Sebelum Masehi. (Xia & Abbott, 1987). Adalah orang Cina yang menggunakannya sebagai penyedap rasa dalam produk yang disebut “viet tsin”, yang oleh orang Jepang sekitar 40 tahun kemudian disentesiskan menjadi monosodium glutamate (MSG). Di Asia Timur, Zicai (紫菜) (di China), kim (di Korea) dan nori (in Japan) adalah lembaran-lembaran dari rumput laut jenis Porphyra yang dikeringkan lalu digunakan di dalam sup atau untuk membungkus makanan seperti sushi atau nasi.

Bangsa barat tidak biasa menggunakan rumput laut dalam bentuk utuh sebagai makanan (sebagaimana orang Asia), namun menggunakan ekstrak rumput laut seperti agar, atau menggunakannya di dalam menyiapkan makanan. Orang Indonesiapun memiliki cara khasnya tersendiri dalam memanfaatkan rumput laut, seperti adanya minuman rumput laut, permen rumput laut, dan lain sebagainya.

Tidak hanya sebagai makanan itu sendiri, tapi rumput laut juga penting di dalam industri makanan ataupun industri lainnya. Emulsifier, bahan untuk melarutkan cairan yang tidak bisa dicampur, adalah penting untuk menjaga coklat dan susu tetap tercampur di dalam susu coklat. Dan itu terbuat dari algae/rumput laut. Alginates juga kerap digunakan di dalam produk-produk industri seperti pelapisan kertas, lem, pewarna, jelly, peledak, dan di dalam proses-proses seperti pengukuran kertas, pencetakan tekstil, dan juga pengeboran. Rumput laut juga dapat digunakan sebagai pupuk.

Manfaat yang baru disadari dari rumput laut adalah sebagai biofuel (bahan bakar yang berasal dari tumbuhan). Rumput laut kini dipertimbangkan sebagai sumber potensial dari bioethanol. Segala sesuatu yang memiliki struktur gula (bukan hanya gula tebu sucrose, namun berbagai macam gula, seperti karbohidrat) dapat diekstrak menjadi ethanol. Lalu kenapa rumput laut? Alasannya cukup sederhana, adalah karena rumput laut itu banyak! ..dan juga tidak populer sebagai makanan (dibandingkan dengan jagung, tebu, dan pertanian utama lainnya).

Cara lain untuk mendapatkan biofuel dari rumput laut adalah dengan mengekstraksi gas metana dari rumput laut. Jauh di tahun 1974, orang Amerika meneliti sumber terbaharui dari metana (gas alam). Data mereka menunjukkan bahwa kandungan yang tinggi dari metana dapat dihasilkan dari rumput laut. Itu bukan ide yang baru, namun kini saatnya untuk mencoba lagi cara lama.

Kita telah melihat banyak peluang yang dihasilkan dari rumput laut. Namun lagi-lagi, kendalanya adalah Indonesia butuh teknologi. Bahan mentah sangat murah untuk dijual jika tanpa diproses. Pemrosesan sendiri berarti menciptakan nilai tambah, dan pastinya akan menyerap tenaga kerja. Hal lain yang perlu dipikirkan adalah soal permodalan. Tanpa kedua hal tersebut (tentu saja selalu ada pasar yang mau membeli biofuel) yang kita dapatkan hanyalah satu benda lagi yang mengapung di laut.

Menurut pendapat saya, Korea memiliki gerakan yang bagus untuk dijadikan rekanan di dalam permodalan dan teknologi rumput laut. Pembicaraan dan kesepakatan antar kedua belah pihak pada tingkat daerah dan pusat (nasional) antara Indonesia -Korea telah dilakukan. Berikut ini adalah laporan penting pada level nasional yang melibatkan pejabat dari kedua negara. Di tingkat provinsi, sudah terjadi kerjasasama antara pemprov Sulawesi Tenggara dan investor dari provinsi Jeolla-do, Korea Selatan. Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Dr. Fadel Muhammad, mengharapkan pada tahun 2009 Indonesia dapat menjadi produsen terbesar dari produk-produk unggulan seperti rumput laut, ikan nila, dan juga lele.

Referensi:
1. Abbot, Isabella A. Ethnobotany of seaweeds : clues to uses of seaweeds. Department of Botany, University of Hawaii.
2. Stanley, Michele. Fuel from Seaweed. Biomara.
3. Kementrian Kelauatan dan Perikanan Republik Indonesia.

Senin, 25 November 2013

Wow! Ada 493 Situs Harta Karun di Indonesia

Pantas saja si pemburu harta karun Michael Hatcher senang melakukan perburuan di Indonesia. Dari data Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP) Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP), ada 493 situs arkeologi bawah laut di Indonesia.
"Ada 493, menurut maping yang ada," ujar Dirjen PSDKP KKP Aji Sularso dalam jumpa pers di kantornya, Jl Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Kamis (29/4/2010).

Dari 493 ini, kurang dari 10 persennya yang sudah dieksplorasi. Maklum, dana untuk survei dan mengangkat muatan kapal ini tidak sedikit. Apalagi jika terjebak dalam lumpur di dasar laut.





"Bisa jutaan dolar," terang Aji.

Namun Aji menjelaskan tidak semua kapal tersebut masih berisi harta karun. Kadang kapalnya masih ada, tapi muatannya sudah tidak ada.

"Penjarahan itu banyak terjadi di Selat Glasa, di sekitar perairan Bangka Belitung," ungkapnya.

Michael Mike Hatcher lahir di York, Inggris, tahun 1940. Hidup masa kecilnya kurang beruntung. Dia menetap di sebuah panti asuhan. Pada umur 14 tahun, dia hijrah ke Australia. Perburuan muatan kapal karam dimulai tahun 1970 dengan sebuah yacht tua yang direnovasi.

Pada 1981 berhasil mengangkat isi kapal tenggelam di Malaysia, tahun 1985 di Tanjung Pinang Indonesia, dan tahun 1998 di Indonesia. Di dunia internasional dia dijuluki The Wreck Salvage King (Raja Penyelamat Kapal Karam).

Saat berhasil mengangkat kapal Geldermasen milik VOC di Karang Heliputan, Tanjung Pinang, tahun 1985-1986, Hatcher mendapatkan 126 emas batangan dan 160 ribu benda keramik dinasti Ming dan Ching. Nilainya tidak kurang dari US$ 15 juta saat itu.

Lalu Hetcher mengangkat kapal Tek Sing di Perairan Kepulauan Bangka, Sumatera Selatan tahun 1999 lalu. Nilainya Rp 500 miliar. Kini Hatcher diduga muncul kembali di perairan Blanakan, Subang. Jika Hatcher berhasil mengangkat harta karun dari Subang, maka ini akan menjadi rekor selama karirnya. Diperkirakan porselen dinasti Ming yang tenggelam di sana tidak kurang dari US$ 200 juta.

http://zonaunikdanmenarik.blogspot.com/2012/01/wow-ada-493-situs-harta-karun-di.html#ixzz1kqTu4SQs
Older Post ►
 

Copyright 2011 Informasi