Tampilkan postingan dengan label wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Februari 2014

Wisata Sejarah Dan Perjuangan Di Makam Dr Soetomo

Melintas di Jalan Bubutan di Kota Surabaya - Jawa Timur, terdapat sebuah bangunan yang berbentuk pendapa. Di bagian depan bangunan itu yang berada di tepi jalan, terdapat ornamen patung yang berbentuk sosok seorang pria dewasa yang mengenakan jas.

Sepintas, tak ada yang istimewa pada bangunan yang bernama Gedung Nasional Indonesia ( GNI ) itu. Tetapi bila kita memasuki kawasan gedung itu dan menyimaknya lebih lanjut, ternyata disana terdapat jejak sejarah perjuangan dr. Soetomo yang merupakan Pahlawan Nasional.
 dr. Soetomo merupakan tokoh pergerakan nasional. Banyak pemikiran dan kiprahnya yang mewarnai sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Apalagi beliau juga merupakan salah satu pendiri gerakan nasional Boedi Oetomo.
 Seperti tertulis dalam prasasti di bawah monumen dr. Soetomo yang tercantum kutipan kata-katanya pada 11 Juli 1925 dan  berbunyi “Senantiasa berjuang kemuka jurusan kita, dengan tiada memperdulikan sendirian dan cela, bahkan tiada menyesali kehilangan dan keluarganya yang harus menderita dari barang-barang yang menyenangkan hidup kita sendiri. " .

dr. Soetomo mendirikan Boedi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908 bersama dengan dr. Wahidin Sudirohusodo, dr. Radjiman Wedyodiningrat, dr. Soeradji Tirtonegoro, dr. M Soelaiman, dr. R Tirtokusumo, dr. M Goembrek, dr. Angka Prodjosoedirdjo, dr. Moch Saleh, dr. Gunawan Mangunkusumo, dr. Cipto Mangunkusumo, dr. M Soewarno dan dr Gondo Soewarno. Ia dipercaya menjadi ketuanya. 

Tanggal berdirinya Boedi Oetomo ini kemudian ditetapkan pemerintah sebagai Hari Kebangkitan Nasional.Pada tanggal itu setiap tahunnya di gedung ini diadakan upacara Hari Kebangkitan nasional untuk mengenang sosok dan  kiprah perjuangan dr. Soetomo yang kemudian dilanjutkan dengan berziarah ke makam Dr. Soetomo di bagian belakang pendopo.

Pada hari-hari biasa, makam ini juga cukup ramai didatangi oleh pelajar, mahasiswa, dan pengunjung wisatawan lainnya.


Makam Dr. Soetomo tampak terbuka dan sederhana. Pusaranya berselubung kain putih dengan lantai yang berkeramik warna putih.Bangunan berbentuk cungkup yang berwarna putih menaungi makam itu. 
  
Di bagian depan cungkup terdapat tugu kecil yang memajang foto Dr. Soetomo dengan tulisan Bapak Pergerakan Nasional Indonesia.Sayang foto itu sudah tampak sangat buram sehingga tidak terlihat bentuk dan wujudnya.Taman yang asri dengan berbagai jenis tanaman menghiasi sekitar makam ini.

Bangunan pendapa di bagian depan yang cukup megah itu merupakan gedung serba guna yang biasanya digunakan sebagai tempat seminar, resepsi pernikahan, gelar kesenian dan sebagainya.

---------------------------------------------------------------------------------------------------

Break Session :

Baca juga artikel-artikel menarik lainnya di Blog ini dengan Langsung KLIK Link di bawah ini atau kata-kata berwarna Biru lainnya :
  
OLeh-oleh Khas Tuban 

Swastika Ala Nazi Di Kelenteng Kwan Sing Bio 
Nuansa Seram Dalam Ritual Sumpah Pocong
Mengenang Gus Dur Di Kelenteng Boen Bio
Menikmati Surabaya Dengan Surabaya Heritage Track 
Legenda Kwan Kong Di Kelenteng Kwan Sing Bio


Suharto, Hercules Bergigi Baja Dari Tuban  
Masjid Aschabul Kahfie Di Dalam Gua Yang Unik 
Eksotisme Tradisi dan Budaya Dalam Pengantin Betawi
Megahnya Istana Kaisar Di Kelenteng Kwan Sing Bio
Nostalgia Masa Kecil Di Museum Anak Kolong Tangga

Ovi, Gadis Hulk Yang Perkasa Dari Tuban 
Menguji Nyali Di Tebing Watu Ondo
Mengenang Fenomena Aneh Gadis Kristal Di Tuban
Camilan Ampo Yang Terbuat Dari Tanah 
Ongkek Yang Langka Di Museum Kambang Putih Tuban 

Dinding Jebol Jejak Pelarian Pangeran Diponegoro
Foto Rongten Korban Santet Di Surabaya
Mobil Rolls Royce Kuno Milik Dinasti Sampoerna
Koleksi Tengkorak Manusia Di Museum Santet
Sumur Gemuling Yang Keramat Di Makam Sunan Bejagung

Misteri Jutaan Ikan Keramat Di Gua Ngerong 
Jejak Budaya Kerajaan Majapahit Di Candi Jabung
Aksi Premanisme Di Air Terjun Madakaripura 
Ondel-ondel Betawi Yang Unik dan Artistik
Oleh-oleh Dendeng Tokek Dari Probolinggo

Ancaman Maut Di Anak Gunung Kelud 
Jejak Vandalisme Makam Belanda Di Surabaya
Spa Alami Di Wisata Gunung Kelud 
Penampakan Hantu Di Petilasan Gembul
Kelenteng Boo Hway Bio Yang Indah Di Mojoagung

Misteri Gedung Singa Di Kota Surabaya
Nuansa Menegangkan Di Terowongan Gunung Kelud
Tauwa, Kuliner Peranakan Tionghoa Di Nusantara
Sayembara Unik Mengangkat Mesin Ketik Kuno
Sejuta Kekaguman Di Wisata Gunung Kelud

Mobil Mercedes Benz Kuno Peninggalan Bung Karno 
Relief yang Erotis Di Candi Penataran
Nostalgia Bung Karno Dengan Tokoh-tokoh Dunia
Gereja Batu Yang Unik Di Puhsarang Kediri
Patung Budha Sedang Tidur Di Mojokerto

Nostalgia Bung Karno dengan Tokoh Populer Dunia
Relief yang Erotis Di Candi Penataran
Kelenteng Hok Liong Kiong Yang Indah Di Jombang
Patung Makco Thian Shang Sen Mu Di Kediri 
Masjid Cheng Ho Yang Indah Unik Di Surabaya 

Jejak Bioskop Peninggalan Dinasti Sampoerna
Nuansa Misteri Di Mercusuar Sembilangan Madura
Patung Dewi Kwan Im Di Pantai Surabaya
Jejak Kerajaan Majapahit Di Candi Brahu
Jejak Makam Belanda Di Kota Surabaya

Sisi Lain Monumen Tugu Pahlawan Surabaya 
Ragam Kapal dan Perahu Tradisional di Lamongan 
Sosok Dokter Perintis Museum SANTET  
Meriahnya Parade Senja Di Grahadi Surabaya 
Pura Mandara Giri Semeru Yang Megah Di Lumajang

Relief Kucing Di Kelenteng Tjoe Ling Kiong - Tuban
Kota TEXAS Di Lamongan 
Museum Yang Menyimpan Benda-Benda Santet 
Harimau dan Singa Liar Di Lamongan
Benda-benda Bernuansa Mistis dan Magis di Museum
Bisnis Tokek Yang Menggiurkan Ala Probolinggo

Kuda Unik Yang Bermahkota dan Bersayap
Jejak Sekolah Presiden Soekarno Di Surabaya
Monumen Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk Di Lamongan
Kisah Ali Baba Di Istana Boneka
Lukisan Ala Komik Di Kelenteng Bojonegoro 


Gadis di Tuban  Penarik Truck Dengan Menggunakan Rambut dan Gigi
Kerangka Gajah Purba Di Lamongan
Wisata Religi Di Makam Sunan Giri
Nasi Krawu Yang Nikmat dan Khas Gresik
Kue Pudak yang Nikmat dan Khas Gresik

Gedung Setan Yang Terkenal Di Surabaya
Mengenang Marching Band Sampoerna Yang Fenomenal
Indahnya Panorama Senja Di Pantai Kartini 
Pasar Tradisional Di Ranuyoso Yang Eksotis
Kelenteng Sumber  Naga Di Kota Probolinggo  

Nenek Penghuni Hutan Pinus Di Banyuwangi 
Bunker Peninggalan Belanda Di Surabaya
Wisata Guci Alit Yang Indah Di Lumajang 
Pura Luhur Poten Di Lautan Pasir Gunung Bromo

Gunung Bromo Yang Indah Dan Mengesankan
Lokomotif Kuno Di Museum Probolinggo
Legenda Tank Amfibi Peninggalan Belanda Di Ranu Grati 
 
Indahnya Masjid Agung Tuban di Malam Hari 
Kejurnas Off Road 4x4 Real Adventure di Tuban
Reog Malam Bulan Purnama Di Tuban 
Indahnya Pantai Panyuran - Tuban 
Pameran Foto Bol Brutu di House Of Sampoerna 

Kelenteng Hong Tiek Hian - Surabaya
Makam Siti Fatimah Binti Maimun Yang Unik 
Harimau di kelenteng Kwan Sing Bio 

Wanita Mini 75 cm dari Tuban 
Nuansa Nostalgia Di Pantai Tasikharjo Tuban 
Tradisi Bubur Suruh Di Makam Sunan Bonang
Buah Kenitu Yang Nikmat Dan Segar 
Kesenian Jaran Bodag Yang Eksotis dari Probolinggo

Bertemu Bajak Laut Di Lamongan
Indahnya Pasar Bunga Kayun Di Surabaya
Wisat` Laut Tuban Yang Mengecewakan
Makam Panjang 9 Meter di Gresik
Arca-arca Kuno Di Pemandian Banyu Biru  
Relief Erotis Di Situs Gua Pasir 

Rumah Kucing Di Lamongan 
Pesona Kuda Jingkrak di Tuban
Rumah Sakit Hantu Di Lamongan 
Foto Gus Dur di Kelenteng Boen Bio 
Gulai Kacang Hijau Yang Unik Ala Surabaya

Nuansa Horor Di Museum Kesehatan
Sumber Air Tawar Di Pantai Boom Tuban 
Ikon Ala Nazi di Kelenteng Kwan Sing Bio
Situs Bangunan Kuno Di Kayangan Api 
Rumah Gajah Mungkur Yang Indah Dan Unik
Museum Anak Kolong Tangga
Jangkar Bermata Empat Di Museum Kambang Putih
Pesona Keindahan Candi Prambanan
Parade Foto-foto Indah Karya Brutuis

Pondok Pesantren Dalam Gua Yang Fenomenal
Minuman Legen Yang Nikmat dan Segar
Jejak Majapahit di Candi Jabung  
Uang Lama Dan Kuno Keluaran Probolinggo
Kesenian Singo Ulung Yang Eksotis Dari Bondowoso


 Tips Mencari  Dan Mendapatkan Pemasang Iklan Di Blog

 Tips Mencari dan Mendapatkan Pemasang Iklan Di Blog #2

Tips Mencari dan Mendapatkan Pemasang Iklan Di Blog #3 

Mengenal Karakter Pemasang Iklan Di Blog  
================================================================
Pada dinding Gedung Nasional Indonesia itu terdapat prasasti yang terbuat dari batu marmer yang bertanggal 17 Agustus 1961 dan tercantum nama Presiden Soekarno sebagai pemimpin besar Revolusi. Prasasti itu bertuliskan tentang penghargaan dari pemerintah yang berbentuk bangunan sebagai tanda terima kasih dan  penghormatan atas jasa para pahlawan.

Sedangkan pada halamannya juga terdapat monumen dengan prasasti yang menjelaskan bahwa Gedung Nasional Indonesia itu merupakan tempat pusat pergerakan Partai Indonesia Raya ( Parindra ) di bawah pimpinan dr. Soetomo, tempat pembentukan Komisi Nasional Indonesia ( KNI ), tempat pembentukan Badan Keamanan Rakyat ( BKR ), serta pembentukan Pemuda Putri Republik Indonesia dan salah satu lokasi terjadinya pertempuran 10 November 1945 antara pejuang arek-arek Suroboyo dan tentara sekutu.

Di dinding gedung  itu juga terdpajang foto Dr. Soetomo yang juga sudah tampak kusam.Pada tahun 1996 , Gedung Nasional Indonesia ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya dengan SK Walikota No. 188.45/251/402.104/1996 no urut 1.

Di sekitar Gedung Nasional Indonesia juga terdapat banyak gedung kuno lainnya seperti Gedung Poliklinik Umum PMI kota Surabaya yang dulunya pernah dibom oleh tentara Sekutu dan gedung Majalah Panjebar Semangat yang berbahasa Jawa yang masih bertahan sampai saat ini.

Dr. Soetomo merupakan pemuda pribumi sederhana yg dilahirkan di Desa Ngepeh, Nganjuk pada 30 Juli 1988. Tetapi pemikirannya begitu luar biasa untuk kemajuan, kehormatan dan harga diri bangsanya. Dengan bekal ilmu kedokteran yg dimilikinya sejak lulus 1911,  dr. Soetomo memulai pengabdiannya kepada masyarakat di Semarang, Tuban hingga Lubuk Pakam, Sumatera Timur. Jiwa nasionalismenya pun makin subur, tanpa lelah ia melayani masyarakat di dalam dan luar Pulau  Jawa sambil menyebarkan paham kebangsaan Boedi Oetomo.
 
Yang menarik adalah  kisah cinta dr. Soetomo dengan perawat Belanda bernama Everdina Broering yang kemudian dia nikahi beberapa tahun kemudian. Jalinan kisah cintanya itu pada awalnya sempat ditentang dan memantik protes dari rekan-rekan pergerakannya karena menurut mereka bagaiman bisa seorang tokoh pergerakan nasional dan kebangsaan justru menikah dengan wanita yang berkebangsaan Belanda yang notabene dulunya pernah menjadi penjajah di negeri ini selama ratusan tahun.

Prestasi dr. Soetomo selama mengabdi sebagai dokter pada akhirnya mendorong pemerintah Hindia Belanda memberinya beasiswa mendalami Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin selama empat tahun di Belanda pada tahun 1919.

Everdina Broering meninggal dunia pada tanggal 17 Pebruari 1934 yang kemudian disusul dengan wafatnyadr. Soetomo pada 29 Mei 1938 di usia 50 tahun.Sosok tentang dr. Soetomo  mengingatkan saya pada lembaran uang kertas senilai Rp 1000 emisi tahun 1980.


Bagi penikmat wisata sejarah dan perjuangan bangsa, bangunan Gedung Nasional Indonesia dengan makam dr. Soetomo ini patut masuk dalam daftar kunjungan Anda di Surabaya.

 Apalagi lokasinya hanya berjarak kurang dari 1 km dari kawasan wisata sejarah Monumen Tugu Pahlawan.



Jumat, 20 Desember 2013

Wisata 10 Kota Indah Di Atas Tebing

Ada banyak arsitektur di dunia ini yang mengagumkan. Salah satunya kota yang berdiri di atas tebing. Tempat seperti ini mengundang sensasi bagi wisatawan yang berkunjung. Sebuah tempat yang membuat kita bisa melihat pemandangan yang jauh di batas cakrawala, atau melihat segala sesuatu begitu kecil yang jauh di bawah kaki kita.

1. Castellfollit de la Roca

[imagetag]

Castellfollit de la Roca dianggap sebagai salah satu desa yang paling indah di wilayah Catalonia di Spanyol. Desa ini dibangun di atas tebing basal antara dua sungai. Sebagian besar bangunan tampak melayang di tepi tebing, memberikan ilusi bahwa rumah-rumah tersebut bisa jatuh ke bawah setiap saat.

Bagian tertua dari desa itu dibangun pada Abad Pertengahan, terdiri dari jalan-jalan sempit dan sudut-sudut gelap. Rumah-rumah di sini terbuat dari batu vulkanik.

2. Rocamadour

[imagetag]

Rocamadour adalah sebuah desa kecil yang dibangun di atas ngarai di Sungai Alzou di barat daya Perancis. Bangunan di Rocamadour mengundak secara bertahap sampai sisi tebing. Desa yang dibangun pada abad ke-12 ini menjadi sepi akibat perang dan Revolusi Perancis.

Saat ini Rocamadour kembali populer oleh turis dan peziarah yang datang untuk menghormati Santo Amadour. Menurut legenda, orang suci ini menjadi saksi atas kematian Santo Petrus dan Santo Paulus di Roma. Ia kemudian melakukan perjalanan ke lokasi ini dan menjadi seorang pertapa.

3. Bonifacio

[imagetag]

Bonifacio adalah sebuah kota yang terletak di ujung selatan pulau Corsica. Kota dan benteng di kota ini berjajar memanjang di sepanjang puncak tebing, yang berada di ketinggian sekitar 70 meter. Tebing ini bagian bawahnya semakin lama semakin terkikis oleh lautan sehingga bangunan yang terdapat di bibir jurang, seperti tampak menggantung.

Jika kita melihat kota ini dari laut, kota tampak putih berkilauan di bawah sinar matahari dan seolah menggantung di atas air.

4. Acapulco

[imagetag]

Acapulco adalah kota resort di Meksiko yang terkenal sejak tahun 1950-an sebagai tempat liburan untuk para bintang Hollywood dan para milyarder. Tidak lengkap rasanya berkunjung ke Acapulco tanpa menonton penyelam melakukan lompatan mengesankan dari atas tebing ke dalam air dangkal yang tentu sangat berbahaya. Para penyelam seperti ini telah melakukan hal tersebut sejak tahun 1930-an.

5. Mesa Verde

[imagetag]

Mesa Verde terletak di barat daya Colorado, dan terkenal karena terdapat rumah-rumah tebing dari orang Anasazi kuno. Mesa Verde merupakan temuan arkeologi paling signifikan dari budaya asli Amerika di Amerika Serikat.

Pada abad ke-12, orang-orang Anasazi mulai membangun rumah-rumah di gua-gua dangkal di bawah tebing batu yang menggantung di atasnya di sepanjang dinding ngarai. Rumah yang paling terkenal di sini disebut Cliff Palace dan Rumah Spruce Tree.

Pada tahun 1300, semua orang Anasazi telah meninggalkan daerah Mesa Verde, namun reruntuhan rumah-rumah ini tetap terawetkan dengan hampir sempurna. Alasan untuk kepergian mereka yang tiba-tiba mereka tidak terjelaskan. Tetapi ada teori yang menduga bahwa hal tersebut diakibatkan karena kegagalan panen saat kekeringan melanda. Teori lain menyebut disebabkan oleh serangan suku lainnya dari Utara.

6. Bandiagara

[imagetag]

Bandiagara adalah sebuah tebing batu pasir yang terletak di Dogon, Mali. Bandiagara terletak hampir setinggi 500 meter dari dataran berpasir di bawahnya.

Tebing di sini banyak terdapat gua kuno tempat tinggal orang-orang Tellem. Orang-orang Tellem ini memahat gua mereka di tebing ini agar ketika mereka mati, mereka bisa dikubur tinggi di atas banjir yang sering melanda daerah ini. Mereka juga membangun puluhan desa di sepanjang tebing di atas gua-gua ini.

Pada abad ke-14, orang-orang Dogon mengusir orang-orang Tellem dan mereka menempati daerah ini sampai sekarang.

7. Ronda

[imagetag]

Ronda terletak di provinsi Malaga di Spanyol. Ronda terletak di pegunungan pada ketinggian 760 meter. Kota ini terbagi dua oleh Sungai Guadalevin yang mengalir melalui Ronda. Ada tiga jembatan yang digunakan untuk menyeberangi ngarai sehingga bisa menyeberang dari satu sisi ke sisi lain kota Ronda.

Arsitektur kota ini menerima pengaruh dari bangsa Romawi dan Moor yang pernah memerintah daerah ini. Ronda juga merupakan tempat kelahiran adu banteng. Arena tempat adu banteng tertua di Spanyol masih ada di Ronda sampai saat ini.

8. Al Hajjara

[imagetag]

Al Hajjara, adalah sebuah kota bersejarah yang berdiri di atas tebing di Pegunungan Haraz, dan terletak di sebelah barat kota Manakhah, Yaman. Kota ini adalah salah satu dari kota-kota pegunungan yang paling mengesankan dan paling mudah diakses di Yaman. Kota ini benar-benar dibangun dengan blok batu yang diambil dari tambang batu di gunung terdekat. Al Hajjara sendir berasal dari abad kedua belas.

9. Positano

[imagetag]

Positano adalah sebuah kota kecil yang terletak di Pantai Amalfi di Compania dan merupakan salah satu objek wisata yang paling populer di Italia. Kota ini tampak tersebar di sebuah tebing dari atas sampai bawah menuju pantai.

Meskipun kota ini didirikan dan berkembang pada abad pertengahan, pada pertengahan abad 19, lebih dari setengah penduduknya telah pergi dari kota ini. Pada abad ke-20, kota ini berubah dari sebuah desa nelayan yang miskin menjadi daerah tujuan wisata yang sangat populer berkat penulis John Steinbeck yang memuji keindahannya.

10. Santorini

[imagetag]

Santorini adalah sebuah pulau vulkanik di gugusan pulau-pulau di Cyclades, Yunani. Pulau ini terkenal dengan pemandangan yang indah, matahari terbenam yang menakjubkan, rumah-rumah berwarna putih bersih, dan gunung berapi aktifnya. Di pulau ini terdapat Kota Oia di atas tebing setinggi

Sumber

#bcfda5

Sabtu, 30 November 2013

7 Tujuan Wisata Mistis yang Terkenal di Dunia


Wisata tidak selalu identik dengan keindahan alam, tetapi juga ada beberapa destinasi wisata yang beraura mistis yang bisa kita kunjungi. Menakutkan? Tentu dengan niat wisata, kita bisa sedikit mengabaikan nuansa mistis tersebut dengan berbagai hal.


Dan berikut ini 7 destinasi wisata mistis di dunia yang bisa menjadi pilihan wisata Anda.


1. Poienari Castle, Rumania
Ternyata rumah hantu penghisap darah, drakula tidak hanya ada dalam cerita atau film horor saja. Di Rumania, rumah angker tersebut ternyata benar - benar ada. Namanya adalah Poienari Castle, bangunan megah yang sudah terlihat kemistisannya jika dilihat dari luar.

Banyak yang bilang bahwa Poienari Castle lebih horor dari rumah drakula pada film horor. Dibutuhkan perjuangan ekstra untuk bisa sampai di rumah drakula ini.

Anda harus menapaki 1.500 anak tangga untuk bisa masuk ke dalamnya. Bangunan ini sukses membuat begitu banyak orang yang ingin mencoba menguji nyalinya dan pulang dengan rasa takut.


2. Tana Toraja, Indonesia
Destinasi mistis yang satu ini pasti sudah banyak yang tahu. Lokasinya berada di Indonesia, tepatnya di Tana Toraja, sebuah kabupaten di Sulawesi Selatan, 300 km dari Kota Makassar. Pemandangan alamnya memang indah, tapi di balik itu ada aura mistis yang sangat kental menyelimuti kawasan ini.

Di sini terdapat pemakaman yang terbilang agak aneh. Jika biasanya jasad dikubur di dalam tanah, tapi hal tersebut tidak berlaku di Tana Toraja. Di sini, jenazah di simpan di dalam peti yang kemudian diletakkan pada sebuah gunung batu granit.

Jika memiliki kesempatan untuk berkunjung ke Tana Toraja, datanglah saat prosesi upacara kematian sedang berlangsung.

Ada yang aneh saat kegiatan tersebut berlangsung, mayat yang akan dibawa ke tempat pemakaman tidak diusung, tapi berjalan sendiri. Ya, itulah kenapa Tana Toraja juga mendapatkan sebutan sebagai Negeri Orang Mati yang Hidup.


3. Poveglia, Italia
Selain kebudayaannya, ternyata Italia juga memiliki destinasi yang penuh dengan aura mistis. Adalah Poveglia, sebuah pulau yang berada di utara Italia. Awalnya, pulau ini difungsikan sebagai tempat untuk mengkarantina penderita penyakit lepra. Kemudian, pada tahun 1922 dibangun sebuah rumah sakit jiwa di pulau ini.

Entah terlalu depresi, banyak penderita penyakit jiwa terjun dari menara gedung yang cukup tinggi. Mereka kemudia tewas satu per satu. Mayat mereka kemudian dibiarkan begitu saja hingga membusuk dan menyisakan tulang belulang. Hingga saat ini, jumlahnya mencapai 160.000 jenazah yang ada di pulau kecil tersebut.


4. Leap Castle Oubliette, Irlandia
Di Irlandia, terdapat sebuah benteng di Kota Offaly, 6.500 km sebelah utara Kota Roscrea. Namanya Leap Castle Oubliette, ini adalah sebuah benteng yang dibangun pada tahun 1250. Pada tahun 1659, keluarga yang terkenal angkuh dan jahat, Darby Family berhasil mengambil alih benteng tersebut.

Mereka sering menyandera dan mengeksekusi mati rakyat yang bersalah di dalam benteng ini. Terbukti dari adanya sebuah ruang bawah tanah yang berfungsi sebagai ruang tahanan. Di sana ditemukan tulang belulang yang sudah membusuk.

Hal tersebut membuat banyak orang penasaran dan ingin melihat langsung ke dalam benteng ini. Beberapa wisatawan mengaku bertemu dengan sesosok mahluk kecil yang bungkuk berwarna hijau disertai dengan bau mayat dan belerang.


5. Chateau de Machecoul, Prancis
Negara Menara Eiffel, Prancis juga punya destinasi mistis, yaitu Chateau de Machecoul di Pays de la Loire. Ini adalah rumah miliki Gilles de Rais ( 1404 - 1440 ). Ia adalah seorang ksatria yang juga dikenal sebagai pembunuh berantai anak-anak pada tahun 1434 hingga 1435.

Dalam jangka waktu satu tahun tersebut, ia membunuh banyak sekali anak-anak. Pembunuhan biasanya dilakukan di rumahnya sendiri, setelah sebelumnya si korban diperkosa terlebih dahulu.

Atas tingkahnya yang biadab tersebut, akhirnya Gilles dihukum mati dengan cara digantung di rumahnya sendiri.


6. Katakombe, Italia
Bangsa Italia memiliki cara pemakaman yang tidak biasa, yaitu dengan cara mengkremasikan diri dan membungkus jenazah menjadi mumi. Pemakaman ini diberi nama Katakombe, letaknya di Palermo, Sisilia, sebelah selatan Italia.

Jenazahnya disemayamkan di atas rak keramik dan didirikan seperti wujud manusia hidup. Beberapa mayat sebelumnya diberikan balsem dan cairan cuka agar lebih awet. Tidak sedikit mayat di sini yang hanya ditutup oleh kaca.

Tempat ini sebelumnya pernah ditutup pada tahun 1880. Namun karena banyaknya wisatawan yang terus berdatangan, Katakombe dibuka kembali pada tahun 1902 hingga saat ini.


7. Aokigahara, Jepang
Siapa sangka, di balik keindahan hutan dan gua di Gunung Fujiyama ternyata tersimpan tempat yang horor. Di kaki gunung tertinggi di Jepang ini ternyata terdapat sebuah lokasi tempat bunuh diri. Banyak sekali tulang belulang berserakan di lokasi yang dikenal dengan nama Aokigahara ini.

Entah kenapa tempat ini seakan menjadi favorit masyarakat Jepang untuk bunuh diri. Melihat angka bunuh diri di Aokigohara yang sangat tinggi, akhirnya tempat ini dijaga ketat. Saat ini Aokigahara hanya menjadi tempat wisata saja.

You might also like:

Sumber : http://www.unikgaul.com/2012/08/7-tujuan-wisata-mistis-yang-terkenal-di.html#ixzz284DzJZ9E
Older Post ►
 

Copyright 2011 Informasi